Menhub Akui Kesulitan Berantas Travel Gelap Saat Mudik Lebaran

Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengakui tidak bisa menindak perusahaan transportasi ilegal alias travel gelap saat mudik Lebaran.
Dudy mengatakan kepolisian pun kesulitan menindak travel gelap. Polisi maupun Kemenhub tak mungkin mengecek satu per satu kendaraan saat arus mudik.
“Kami susah juga untuk mendeteksi karena mereka beroperasi kan jauh ke dalam itu langsung kepada para pengguna, kadang langsung ke rumah-rumah,” kata Dudy pada jumpa pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (21/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dudy mengatakan travel gelap memang inovasi karena keterbatasan sarana transportasi. Namun, sebenarnya moda transportasi itu membahayakan.
Dia menjelaskan travel gelap belum tentu menggunakan kendaraan yang laik. Selain itu, tidak ada asuransi saat masyarakat membeli tiket travel gelap.
“Sehingga berakibat risiko terjadinya kecelakaan semakin besar apabila para pengguna menggunakan angkutan-angkutan travel,” ujarnya.
“Kami hanya bisa mengimbau kepada masyarakat melalui media bahwa penggunaan travel atau angkutan-angkutan yang tidak terdaftar itu nantinya merugikan para pengguna itu sendiri,” ucap Dudy.
Sebelumnya, fenomena travel gelap selalu menghiasi mudik Lebaran. Tahun lalu, travel gelap terlibat kecelakaan di KM 58 Tol Cikampek. Sebanyak 12 orang penumpang mini bus meninggal dunia pada kejadian itu.
(dhf/pta)