Pakar Prediksi Harga Emas Bisa Tembus Rp2 Juta per Gram

Jakarta, CNN Indonesia —
Sejumlah pengamat memprediksi harga emas bakal terus mengalami kenaikan bahkan menembus Rp2 juta per gram.
Hari ini, Jumat (4/4), harga emas tercatat berada di Rp1,8 juta per gram.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas bakal menembus Rp 2 juta per gram pada kuartal II tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Logam mulia kemungkinan akan tembus ke level Rp 2 jutaan per gram kuartal kedua itu mungkin terjadi ya,” kata Ibrahim mengutip detikcom, Jumat (4/4).
Menurutnya, kenaikan harga emas dipacu oleh ketidakpastian ekonomi global terutama akibat perang dagang yang bergejolak. Apalagi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan kebijakan tarif impor baru ke berbagai negara.
Ia mengatakan kondisi tersebut mendorong masyarakat beralih ke jenis investasi yang dianggap aman dan stabil nilainya.
“Ya, karena kondisi perang dagang yang tak menentu ini yang sebenarnya membuat masyarakat itu berpindah,” katanya.
Senada, Pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra juga mengatakan peluang harga emas tembus Rp 2 juta per gram pada tahun ini masih sangat terbuka.
“Peluang harga emas Rp 2 juta pada tahun ini mungkin terjadi,” katanya.
Menurutnya, naiknya harga emas dipicu oleh berbagai isu yang meresahkan pelaku pasar, seperti kebijakan tarif impor AS.
“Tren harga emas internasional sedang naik karena berbagai isu yang meresahkan pelaku pasar seperti kebijakan kenaikan tarif impor AS yang bisa memicu perang dagang dan melambatkan pertumbuhan ekonomi dunia serta konflik perang yang tidak berkesudahan,” kata Ariston
“Selain itu kalau dari sisi suplai demand, emas memang suplainya terbatas dan demand ya setiap tahun naik untuk berbagai kebutuhan,” imbuh dia.
Harga emas beberapa waktu belakangan memang sempat menembus rekor tertinggi. Di awal Maret misal, harga emas tercatat sebesar Rp1,709 per gram. Angka itu merupakan tertinggi sepanjang sejarah.
Harga terus naik bahkan mencapai Rp1,836 juta per gram pada Kamis (3/4) lalu.
Baca berita lengkapnya di sini.
(yoa/dal)