Prada Bakal Akuisisi Versace dan Jimmy Choo

Jakarta, CNN Indonesia —
Prada disebut media fashion kenamaan Women’s Wear Daily akan membeli merk Versace dan Jimmy Choo dari tangan Capri Holdings. Semula Prada memang sempat gencar diisukan akan mengakuisisi Versace, tapi kemudian kini mereka sepatu Jimmy Choo pun masuk dalam rencana.
Hal ini terungkap setelah Capri Holdings, yang juga memiliki Michael Kors dalam grupnya, meminta Barclays menjual dua merek tersebut.
Pada Februari, Prada juga menggelar pembicaraan eksklusif dengan Capri dan berjalan cukup baik. Namun, sejauh ini belum ada komentar lanjutan soal hasil pembicaraan atau kesepakatan yang terjalin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis di BMO Capital Markets Simeon Siegel menilai Capri condong melepas dua mereka kenamaan tersebut usai kepala keuangan dan kepala operasi perusahaan Thomas Edwards pindah ke Macy’s Inc.
“Pak Edwards sudah bekerja di Capri sejak [17 April 2017], tepat sebelum perusahaan mengumumkan akuisisi Jimmy Choo,” kata Siegel dalam catatan riset, dikutip dari WWD, Jumat (4/4).
Lebih dari setahun setelah mengakuisisi Jimmy Choo, pada September 2018 Capri juga mengakuisisi Versace.
Awal pekan ini, sumber yang mengetahui proses penjualan tersebut mengatakan Prada sedang dalam proses menandatangani kesepakatan untuk membeli Versace dan Jimmy Choo dengan total 1,5 miliar euro pekan depan.
Rencana Prada muncul saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan ini mengumumkan tarif universal 10 persen untuk 180 negara, dan tarif resiprokal untuk 60 negara yang nilainya berbeda-beda.
Trump juga menjatuhkan tarif timbal balik 20 persen ke Uni Eropa dan 34 persen ke China, yang akan mempengaruhi rantai pasok industri fashion secara signifikan.
Kebijakan Trump ini membuat dunia terguncang dan direspons dengan pasar saham di berbagai belahan dunia anjlok.
Di tengah tarif timbal balik Trump, industri mode mengalami kemunduran. Saham Capri turun 23,6 persen menjadi $14,99 per lembar pada Kamis. Prada di Hong Kong, bernasib lebih baik dengan turun 4,6 persen menjadi 51,50 dolar Hong Kong per lembar saham.
(isa/vws)